Awali Program Pre Service EGL Dukungan Unicef, Kemitraan Unimuda gelar Rakor dan Peninjauan Modul Literasi Baca Tulis dan Numerasi 👁️️ 387

By Operator Website Rabu, 25 Mei 2022 | 14:14 pm Kegiatan

Awali Program Pre Service EGL Dukungan Unicef, Kemitraan Unimuda gelar Rakor dan Peninjauan Modul Literasi Baca Tulis dan Numerasi

UNIMUDA-UNICEF, Pada hari Rabu, 25 Mei 2022, bertempat di Ruang Pertemuan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Kemitraan Unimuda - Unicef mengawali Program Early Grade Literacy (EGL) Bagi Perguruan Tinggi. Kegiatan awal berupa Rapat Koordinasi dan peninjauan modul Literasi Baca Tulis dan Numerasi Kelas Awal yang akan di implementasikan bagi 7 Perguruan Tinggi di Papua dan Papua Barat. Kegiatan EGL ini merupakan program lanjutan dari tahun sebelumnya. 

Rakor dan Peninjauan yang dilakukan ini bertujuan untuk meninjau dua modul (Modul Literasi Baca Tulis dan Literasi Numerasi Kelas Awal), dengan hasil Akhir berupa Rencana Pembelajaran Semester, Silabus dan juga Draft Modul. Draft Modul ini kemudian akan dikembangakan menjadi modul oleh tim penyusun. Kegiatan akan dilaksanakan selama 6 hari dengan melibatkan berbagai unsur, LPM, LP3M, LP3A, Dekan, Kaprodi serta Dosen dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Dosen Pendidikan Matematika, Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia dan Dosen Pendidikan Guru PAUD.

Dekan FKIP (Nursalim), yang sekaligus General Manager Kemitraan Unimuda - Unicef dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa Program Pre Service EGL ini merupakan salah satu Program yang menjadi unggulan dalam Kemitraannya dengan Unicef selain Program CRVS, ECD maupun Roots yang sedang diimplementasikan baik di Papua maupun Papua Barat. Pre Service EGL yang dikembangkan oleh Unimuda Sorong ini sejalan juga dengan Pengembangan beberapa Program Studi di Unimuda Sorong diantaranya Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Indonesia dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Selain menjadi best Practice bagi Perguruan Tinggi Mitra, ini juga dapat meningkatkan mutu program studi.

Sementara itu Koordinator Program EGL (Ibu Yeni) menuturkan bahwa tujuan utama dari Program ini adalah untuk Melakukan peninjauan terhadap Modul Literasi Baca Tulis di Kelas Awal untuk disesuaikan dengan materi GEDSI (Kesetaran Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) yang bermuara pada Profil Pelajar Pancasila dan kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), Menyusun Modul Literasi Numerasi di kelas Awal yang juga akan disesuaikan dengan materi GEDSI yang bermuara pada Profil Pelajar Pancasila dan kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), dan Menyusun outline/sistematika modul, silabus, dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah  Literasi Baca Tulis dan Numerasi di Kelas Awal.

Modul yang akan dikembangkan ini nantinya akan diimplementasikan (direplikasi di 7 perguruan tinggi di Papua dan Papua Barat, yakni Universitas Cenderawasih, STKIP Biak, USWIM Nabire, STKIP Muhammadiyah Manokwari, IAIN Soronh, UnVic Sorong dan Universitas Nani Bili Nusantara Sorong).  Selain Penyusun dan reviewer internal emitraan juga melibatkan unsur eksternal untuk melakukan review ke depannya (Prof. Moch. Yus Cholili - Guru Besar Bidang Matematika Universitas Muhammadiyah Malang) dan (Prof. Dr. Prima Gusti Yanti, M.Hum - Guru Besar Bidang Bahasa dari Universitas Profesor Dr. Hamka Jakarta) serta Ibu Weni Oktavia, M.A. dari Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Nsl.

 

 

 

By Operator Website Rabu, 25 Mei 2022 | 14:14 pm

Artikel Terbaru