HOPE - Tokoh Masyarakat Bergerak! UNIMUDA dan UNICEF Perkuat Perlindungan Anak di Kampung Yeflio dan Klasmelek 👁️️ 132

By Operator Website Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:35 pm Berita

HOPE - Tokoh Masyarakat Bergerak! UNIMUDA dan UNICEF Perkuat Perlindungan Anak di Kampung Yeflio dan Klasmelek

Kabupaten Sorong, 21 Juni 2025 — Upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak kembali digalakkan oleh UNIMUDA Sorong dan UNICEF. Melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Tokoh Masyarakat dan Pemangku Kepentingan Lainnya dalam Perlindungan Anak, dua kampung di Kabupaten Sorong—Yeflio dan Klasmelek—menjadi titik fokus penguatan peran masyarakat dalam perlindungan anak sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 21 Juni 2025 ini, dihadiri oleh tokoh masyarakat, aparat kampung, dan perwakilan instansi pemerintah daerah. Hadir sebagai narasumber antara lain Ibu Frida, Kepala Bidang Perlindungan Anak dari DP2KBP3A Kabupaten Sorong, dan Koordinator Program HOPE dari UNIMUDA Sorong.

Dalam paparannya, Ibu Frida menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak dasar anak seperti hak hidup, tumbuh dan berkembang, mendapatkan perlindungan, serta berpartisipasi. Ia juga menginformasikan bahwa pemerintah daerah telah memfasilitasi penerbitan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui kolaborasi lintas sektor.

Ibu Yohana, staf dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), turut memperkuat pentingnya sinergi antar pihak untuk melindungi anak-anak dari pengaruh negatif seperti pergaulan bebas dan narkoba. Ia mengajak orangtua untuk menerapkan pola asuh positif sebagai langkah awal pencegahan.

Sementara itu, Koordinator Program HOPE UNIMUDA Rina Handayani beserta Konsultan HOPE, Has Sianturi, memfasilitasi diskusi tentang mekanisme perlindungan anak di tingkat kampung. Diskusi tersebut menggali peran kampung dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak melalui layanan primer serta mekanisme pelaporan kasus.

Komitmen Nyata dari Kampung
Sebagai tindak lanjut, Kampung Yeflio berencana mengadakan sosialisasi lanjutan dengan melibatkan UNICEF dan DPMK setelah tahun ajaran baru dimulai. Di sisi lain, Kampung Klasmelek menunjukkan langkah konkret dengan berencana menggelar sosialisasi anti-kekerasan di sekolah dasar setempat serta mengalokasikan anggaran kampung untuk kegiatan perlindungan anak bersama PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat).

By Operator Website Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:35 pm

Artikel Terbaru