KEMITRAAN UNIMUDA - UNICEF KEMBALI LAKUKAN PENGUKURAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA (EGRA) DI KABUPATEN SORONG 👁️️ 832
KEMITRAAN UNIMUDA - UNICEF: EGRA (Early Grade Reading Asssesment) atau penilaian kemampuan membaca bagi siswa kelas awal merupakan salah satu instrumen/cara mengukur kemampuan membaca siswa di kelas awal (kelas 1-3)
Metode penilaian membaca ini terbagi menjadi 7 langkah diantaranya : mengenal huruf/abjad, membaca kelompok huruf tak bermakna, membaca pemahaman, mendengarkan cerita dan menjawab pertanyaan, kosakata, dan bagian terakhir adalah dikte kalimat. Untuk masing-masing langkah siswa diberikan waktu 60 detik atau 1 menit untuk menyelesaikan/membaca/menjawab pertanyaan.
Pelaksanaan EGRA di beberapa sekolah intervensi program penguatan kemampuan baca tulis di wilayah pinggiran dan terpencil kemitraan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong bersama Unimuda dan Unicef sudah dilakukan beberapa kali. Pelaksanaan pertama kali pada tahun 2015 sebagai baseline atau data dasar sebelum implementasi program dan proes ini dilakukan oleh mitra ketiga yaitu PT MYRIAD dan yang kedua dilakukan midline pada tahun 2017. Sedangkan pada tahun 2020 ini kegiatan EGRA ditangani langsung oleh tim dari Kemitraan Unimuda – Unicef.
Kegiatan EGRA tahun 2020 dilakukan di 21 SD di Kabupaten Sorong yang tersebar di 9 Distrik, yaitu Distrik Makbon, Distrik Klamono, Distrik Sayosa, Distrik Klawak, Distrik Salawati, Distrik Moisegen, Distrik Segun, Distrik Seget, dan Distrik Salawati Tengah. 21 SD ini terbagi menjadi 14 SD intervensi program sejak 2015, 4 SD replikasi mandiri sejak 2018, dan 3 SD kontrol.
Proses pelaksanaan EGRA sendiri bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa. Selain menyasar siswa untuk pengambilan data EGRA kali ini juga mewancarai kepala sekolah dan guru kelas awal untuk mengetahui keberlanjutan kegiatan di sekolah masing-masing pasca masa intervensi di pertengahan tahun 2019 dan juga untuk meninjau kebermanfaatan dari sarana dan prasarana yang telah diberikan di masa intervensi program.
Hasil dari pelaksanaan EGRA ini sendiri masih dalam masa analisis oleh tim Unimuda yang nantinya akan dipaparkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Sorong dan juga stakaholder terkait sebagai bahan evaluasi bersama demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sorong. IG/Nsl.