Pertama di Tanah Papua, Kemitraan UNIMUDA - UNICEF perluas Literasi Numerasi melalui TOT 8 Perguruan Tinggi 👁️️ 416

By Operator Website Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:09 am Kegiatan

Pertama di Tanah Papua, Kemitraan UNIMUDA - UNICEF perluas Literasi Numerasi melalui TOT 8 Perguruan Tinggi

Kemitraan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dan UNICEF menyelenggarakan kegiatan “Training of Trainer Literasi Baca Tulis dan Numerasi Kelas Awal Berbasis Pendidikan Inklusif dan Disiplin Positif bagi Dosen PGSD dari 7 Perguruan Tinggi di Papua dan Papua Barat” yang dilaksanakan selama 6 hari, yakni hari Senin, 8 Agustus 2022 sampai dengan hari Sabtu, 13 Agustus 2022 bertempat di hotel Darefan, Kota Sorong, Papua Barat. Peserta kegiatan ini berjumlah 14 orang yang berasal dari 7 Perguruan Tinggi mitra program di Papua dan Papua Barat, diantaranya Universitas Cenderawasih Jayapura, STKIP Muhammadiyah Manokwari, STKIP Biak, Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Universitas Muhammadiyah Sorong, Universitas Nani Bili Nusantara Sorong, dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong.

General Manager Kemitraan UNIMUDA Sorong – UNICEF, Nursalim, M.Pd. selaku narasumber yang membuka kegiatan secara resmi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Pre-Service Early Grade Literacy (EGL) yang bermuara pada replikasi Literasi Baca Tulis dan Numerasi Kelas Awal berbasis pendidikan inklusif dan Disiplin Positif untuk menjadi mata kuliah wajib, terutama di program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di masing-masing perguruan tinggi mitra. Selain itu, produk lain dari program ini adalah modul Literasi Baca Tulis dan Numerasi Kelas Awal berbasis pendidikan inklusif dan Disiplin Positif.

Program ini berangkat dari temuan rendahnya kemampuan literasi baca tulis dan numerasi siswa kelas awal di Tanah Papua yang ditunjukkan dari hasil penelitian UNICEF tahun 2015 yang menyatakan 50% siswa kelas awal belum memiliki kemampuan membaca dan menulis yang baik. Faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat literasi baca tulis dan numerasi di Tanah Papua salah satunya adalah kapasitas guru yang tergolong rendah untuk menyelenggarakan pembelajaran yang efektif, menyenangkan dan tidak membebani siswa kelas awal. Keterampilan membaca, menulis, dan berhitung (numerasi) bukan merupakan keterampilan yang sederhana. Banyak guru SD khususnya kelas awal yang masih mengalami kesulitan dalam menemukan metode pembelajaran yang tepat dan efektif untuk mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung. Untuk itu, diperlukan suatu upaya mempersiapkan dan membekali calon guru, khususnya di sekolah dasar agar memiliki keterampilan pedagogi yang baik sehingga mampu menciptakan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan untuk mengajarkan membaca,  menulis, dan berhitung, khususnya bagi siswa kelas awal. Materi pendidikan inklusif dan Disiplin Positif juga diintegrasikan sebagai bentuk pendidikan karakter. Pendidikan inklusif mengamanatkan pendidikan bagi semua anak tanpa adanya diskriminasi. Sementara itu, Disiplin Positif merupakan bentuk perlindungan anak dan penghapusan hukuman serta kekerasan di dalam sistem pendidikan. Setelah pelatihan ini, dosen dari masing-masing perguruan tinggi yang telah dilatih diharapkan dapat melakukan pembekalan kepada mahasiswa KKNT/magang dan juga melatih dosen sejawat yang ada di institusi masing-masing.

Sebagai harapan ke depan, kerjasama antara Kemitraan UNIMUDA Sorong – UNICEF dan 7 Perguruan Tinggi mitra di Papua dan Papua Barat tidak terbatas pada program ini saja, namun juga berkembang pada kerjasama di bidang lain, sesuai amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Pendidikan Tinggi Republik Indonesia untuk senantiasa bersinergi dan berkolaborasi.

 

 

By Operator Website Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:09 am

Artikel Terbaru