UNIMUDA–UNICEF Dukung Peluncuran Pendekatan Terpadu ULD Pendidikan di Malang 👁️️ 176
Malang, 22 Juni 2025 – Tim Kemitraan UNIMUDA–UNICEF hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Peluncuran dan Promosi Pendekatan Terpadu terhadap Unit Layanan Disabilitas (ULD) bidang Pendidikan yang berlangsung selama tiga hari, 20–22 Juni 2025 di UB Guest House, Malang.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh UNICEF Indonesia bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) dan Komisi Nasional Disabilitas (KND), serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat nasional dan sub-nasional. Hadir pula perwakilan dinas pendidikan, ULD, organisasi penyandang disabilitas, komunitas, akademisi, dan LSM dari berbagai daerah di Indonesia.
Agenda utama dalam kegiatan ini meliputi peluncuran dokumen ringkasan strategis ULD bidang pendidikan yang memuat temuan dan rekomendasi hasil kajian nasional, serta diskusi tematik seputar:
-
Alat Asesmen Disabilitas di Sekolah (PBS – Profil Belajar Siswa),
-
Aksesibilitas dan Teknologi Alat Bantu, serta
-
Model dan Mekanisme Pengembangan ULD.
Tim Kemitraan UNIMUDA–UNICEF yang dihadiri oleh Koordinator EGL (Yeni Witdianti, M.Pd.) turut berbagi pengalaman dari Tanah Papua terkait penguatan layanan pendidikan inklusif berbasis konteks lokal, terutama di wilayah Kabupaten Sorong dan juga ULD Unimuda Sorong sendiri. Partisipasi ini menjadi bagian dari komitmen UNIMUDA Sorong sebagai mitra pelaksana UNICEF dalam memperkuat sistem layanan pendidikan yang ramah disabilitas dan inklusif.
Dr. Nursalim, M.Pd., General Manager Kemitraan UNIMUDA–UNICEF, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk saling belajar antar daerah dalam merancang layanan ULD yang berkelanjutan dan terintegrasi. "Penguatan ULD tidak hanya soal infrastruktur dan alat bantu, tetapi juga bagaimana membangun kolaborasi antar pihak dan memastikan adanya kebijakan yang mendukung hak anak dan penyandang disabilitas dalam mengakses pendidikan," ujarnya.
UNIMUDA–UNICEF menyambut baik semangat kolaboratif dari seluruh peserta dan akan terus mendorong replikasi model ULD yang relevan dan efektif di wilayah-wilayah 3T, khususnya Tanah Papua. Nsl.